Andai dulu sudah ada media sosial saat palu sidang diketuk dan pertanggungjawaban Presiden BJ Habibie ditolak MPR. Akankah Indonesia segempar ini?

Andai dulu sudah ada media sosial ketika Gusdur diturunkan dari jabatan presiden. Akankah ada barisan aksi mengiringi?

Mereka adalah martir, kawan. Pahlawan pembangunan.

Kita yang belum siap menerimanya.

Pelita ini adalah harapan kami. Agar setelah padam, semangat kerja keras dan kejujuran tak lenyap bersama angin.

Kami berharap pembangunan akan terus dikebut, Sabang hingga Merauke.

Kita telah tertinggal jauh, kawan. Dari negeri seberang yang dulu bebas bersama atau bahkan setelah kita.

Jangan biarkan perbedaan memecah belah kita. Jangan biarkan mereka menertawakan sambil berpesta tiada akhir.

Ayo, tunjukkan kita satu. Tunjukkan bahwa kita punya tujuan yang sama.

Jika bukan merah putih dan garuda, maka apalagi yang akan menyatukan kita?

18274900_790715137770987_3433767748488568190_n.jpg

Advertisements

Author: gustiadintya

Dedicating my life for knowledge and wisdom. In case I die with no contribution toward humanity, at least I die learning 😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s