Pekan Imunisasi Dunia: Mengupas Lima Mitos Imunisasi

Penyakit infeksi merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Padatnya pemukiman dan keterbatasan fasilitas membuat kuman begitu cepat menyebar. Anak-anak merupakan kelompok yang rentan tertular, dan karena sistem imun yang belum sempurna, seringkali berakibat fatal.

Salah satu cara mencegah fatalitas penyakit menular adalah imunisasi. Dengan memasukkan toksin atau bakteri yang telah dilemahkan, tubuh kita akan memproduksi kekebalan. Sehingga apabila kita terjangkit kuman kemudian hari, akibatnya tidak fatal.

Berkurangnya kejadian dan kematian akibat penyakit campak, hepatitis, polio, cacar, difteri, dan lain-lain menandakan keberhasilan imunisasi. Variola, atau small pox, yang membunuh jutaan orang kala pandemi pun telah berhasil dilenyapkan di seluruh dunia.

Sayangnya, karena penyakit-penyakit tersebut semakin jarang, banyak orang justru enggan melakukan imunisasi. Kita telah melihat akibatnya di masyarakat; kemunculan kembali polio dan difteri. Jika dibiarkan, keengganan ini akan menyebabkan kemunduran kesehatan, dan membunuh semakin banyak korban.

Simak lebih lanjut mengenai 5 Mitos Imunisasi yang umum di masyarakat pada website Globular Health Initiative.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s